Vaksin Imunissi Menurut Para Pakar

Posted by dolvi tulenan Rabu, 02 Oktober 2013 0 komentar
Pada penjelasan yang lalu sudah kita terangkan hakikat vaksinasi / imunissi dan sudah kita sampaikan juga tentang bagaimana vaksin itu dibuat dan bahan – bahan yang digunakan dalam pembuatan vaksin. Dari uraian yang sudah kita sampaikan terdahulu dapat disipulkan bahwa vaksin / imunisasi adalah racun, berbahaya dan terbuat dari bahan yang haram dalam pandangan agama Islam.




Lalu bagaimana pendapat para pakar kesehatan dunia tentang vaksinasi / imunisasi ?
berikut ini akan kita sampaikan vaksin menurut para pakar, silahkan disimak semoga bermanfaat : Berikut pendapat dari para ilmuwan atau ahli medis tentang vaksinasi: -

“Satu-satunya vaksin yang aman adalah vaksin yang tidak pernah digunakan.” (Dr. James R. Shannon, mantan direktur Institusi Kesehatan Nasional Amerika) - “Vaksin menipu tubuh supaya tidak lagi menimbulkan reaksi radang.

Sehingga vaksin mengubah fungsi pencegahan sistem imun.”(Dr. Richard Moskowitz, Harvard University) - “Kanker pada dasarnya tidak dikenal sebelum kewajiban vaksinasi cacar mulai diperkenalkan. Saya telah menghadapi 200 kasus kanker, dan tak seorang pun dari mereka yang terkena kanker tidak mendapatkan vaksinasi sebelumnya.”(Dr. W.B. Clarke, peneliti kanker Inggris) - “Ketika vaksin dinyatakan aman, keamanannya adalah istilah relatif yang tidak dapat diartikan secara umum”.( dr. Harris Coulter, pakar vaksin internasional) - “Kasus polio meningkat secara cepat sejak vaksin dijalankan. Pada tahun 1957-1958 peningkatan sebesar 50%, dan tahun 1958-1959 peningkatan menjadi 80%.”(Dr. Bernard Greenberg, dalam sidang kongres AS tahun 1962) - “Sebelum vaksinasi besar besaran 50 tahun yang lalu, di negara itu (Amerika) tidak terdapat wabah kanker, penyakit autoimun, dan kasus autisme.”(Neil Z. Miller, peneliti vaksin internasional) - “Vaksin bertanggung jawab terhadap peningkatan jumlah anak-anak dan orang dewasa yang mengalami gangguan sistem imun dan syarat, hiperaktif, kelemahan daya ingat, asma, sindrom keletihan kronis, lupus, artritis reumatiod, sklerosis multiple, dan bahkan epilepsi.

Bahkan AIDS yang tidak pernah dikenal dua dekade lalu, menjadi wabah di seluruh dunia saat ini.”~ Barbara Loe Fisher, Presiden Pusat Informasi Vaksin Nasional Amerika - “Tak masuk akal memikirkan bahwa Anda bisa menyuntikkan nanah ke dalam tubuh anak kecil dan dengan proses tertentu akan meningkatkan kesehatan. Tubuh punya cara pertahanan tersendiri yang tergantung pada vitalitas saat itu.

Jika dalam kondisi fit, tubuh akan mampu melawan semua infeksi, dan jika kondisinya sedang menurun, tidak akan mampu. Dan Anda tidak dapat mengubah kebugaran tubuh menjadi lebih baik dengan memasukkan racun apapun juga ke dalamnya.”(Dr. William Hay, dalam buku “Immunisation: The Reality behind the Myth”) - Dan ternyata faktanya di Jerman para praktisi medis, mulai dokter hingga perawat, menolak adanya imunisasi campak.

Penolakan itu diterbitkan dalam “Journal of the American Medical Association” (20 Februari 1981) yang berisi sebuah artikel dengan judul “Rubella Vaccine in Suspectible Hospital Employees, Poor Physician Participation”. Dalam artikel itu disebutkan bahwa jumlah partisipan terendah dalam imunisasi campak terjadi di kalangan praktisi medis di Jerman. Hal ini terjadi pada para pakar obstetrik, dan kadar terendah lain terjadi pada para pakar pediatrik.

Kurang lebih 90% pakar obstetrik dan 66% parak pediatrik menolak suntikan vaksin rubella. Bagaimana sekarang pandangan anda terkait dengan vaksinasi / imunisasi ?

Semoga info yang sedikit ini bermanfaat, dan sekiranya ada kesalahan dalam tulisan ini mohon untuk segera memberitahukan kepada kami dan apabila anda mendapatkan manfaat dari tulisan ini sudi kiranya untuk membagikan kepada sahabat, keluarga dan teman sejawat. sekian terimakasih

sumber : http://pasarherbaltop.blogspot.com


GO
Ayo... Back to Nature, back to Green World.


Baca Selengkapnya ....
Cara Buat Email Di Google | Copyright of GREENWORLD INDONESIA.